MATARAM — Karang Taruna Ampenan Festival atau KataFest 2026 menghadirkan ruang kreativitas, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat di Taman Jangkar Ampenan, Kota Mataram. Festival ini mempertemukan pemerintah, pemuda, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam berbagai kegiatan positif.
Pemerintah Kecamatan Ampenan berkolaborasi dengan Karang Taruna Kecamatan Ampenan untuk menggelar KataFest 2026, Sabtu (29/8/2026).
Acara tersebut tidak hanya menawarkan hiburan. Sebaliknya, penyelenggara juga menghadirkan edukasi, inovasi teknologi, serta promosi produk lokal.
Karena itu, KataFest menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan kreativitas masyarakat Ampenan. Festival tersebut sekaligus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.
KataFest 2026 Hadirkan Dua Sesi Utama
Penyelenggara membagi rangkaian utama KataFest 2026 menjadi dua sesi.
Sesi pertama bertajuk “LINMAS Idol.” Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan internal melalui lomba keterampilan baris-berbaris.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan program Kecamatan Ampenan bertajuk “Pinkan Gegana.”
Program tersebut menampilkan pameran inovasi teknologi tepat guna. Selain itu, pengunjung dapat melihat berbagai produk UMKM dan pangan lokal.
Beragam menu khas, sayuran, serta makanan lokal ikut meramaikan pameran. Dengan konsep tersebut, masyarakat bisa menikmati festival sekaligus mengenal potensi ekonomi di wilayah Ampenan.
Wali Kota Mataram Apresiasi Kreativitas Pemuda
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menghadiri malam puncak KataFest 2026.
Mohan memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Kecamatan Ampenan. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menggabungkan hiburan dengan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menilai Karang Taruna telah menyediakan ruang bagi berbagai kepentingan masyarakat melalui pendekatan kreatif.
Mohan juga berharap KataFest tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Pemerintah menginginkan kegiatan serupa berlangsung secara konsisten pada tahun-tahun mendatang.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten di tahun-tahun mendatang, sebagai wadah untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi,” kata Mohan.
Dengan keberlanjutan tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak ruang untuk memperkenalkan ide dan inovasi.
Di sisi lain, kegiatan ini dapat membantu generasi muda membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.
UMKM Lokal Dapat Ruang di KataFest 2026
KataFest 2026 juga membawa manfaat bagi pelaku ekonomi lokal.
Melalui pameran UMKM, masyarakat dapat memperkenalkan berbagai produk kepada pengunjung. Produk yang ditampilkan mencakup kuliner, sayuran, hingga pangan khas daerah.
Kehadiran UMKM membuat festival memiliki nilai ekonomi selain fungsi hiburan dan edukasi.
Lebih lanjut, kegiatan lain dalam rangkaian KataFest turut mengangkat potensi lokal. Laporan media lokal menyebut kelurahan di Kecamatan Ampenan menampilkan hasil budidaya pertanian, buah-buahan, produk olahan, hingga tanaman hias.
Oleh sebab itu, festival menjadi kesempatan bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung.
Karang Taruna Jadi Mitra Pemerintah Kecamatan
Camat Ampenan Erma Suryani menilai kolaborasi menjadi bagian penting dari terselenggaranya KataFest.
Menurut Erma, identitas Ampenan sebagai kawasan Kota Tua tidak mengurangi semangat masyarakat untuk terus menghasilkan kreativitas baru.
Karang Taruna juga memiliki posisi penting dalam pelaksanaan berbagai program Kecamatan Ampenan.
Erma menyebut Karang Taruna sebagai mitra vital pemerintah kecamatan dalam mengembangkan program. Pada saat yang sama, dukungan masyarakat ikut membantu berbagai kegiatan tersebut berjalan.
Sinergi tersebut memperlihatkan bahwa program pemerintah daerah dapat melibatkan masyarakat secara langsung.
Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berjalan dari pemerintah kepada warga. Masyarakat dan organisasi kepemudaan juga ikut mengambil peran aktif.
Ruang Kreativitas untuk Generasi Muda Ampenan
Peran generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam KataFest 2026.
Karang Taruna tidak hanya bertindak sebagai penyelenggara. Organisasi kepemudaan tersebut juga menjadi penghubung antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat.
Selain itu, festival menyediakan ruang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi.
RRI melaporkan bahwa KataFest dirancang untuk memperkuat peran pemuda, memperkenalkan inovasi, dan mendorong potensi ekonomi lokal.
Konsep tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Karena itu, kegiatan berbasis komunitas seperti KataFest dapat menjadi sarana untuk mempertemukan berbagai kelompok dalam satu ruang kolaborasi.
KataFest Diharapkan Menjadi Agenda Berkelanjutan
Pemerintah Kota Mataram berharap KataFest dapat terus berlangsung pada tahun-tahun berikutnya.
Keberlanjutan kegiatan dinilai penting untuk menjaga ruang kreativitas masyarakat. Selain itu, festival dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, Karang Taruna, UMKM, dan warga.
KataFest 2026 menunjukkan bahwa festival tingkat kecamatan dapat membawa beberapa fungsi sekaligus.
Masyarakat mendapatkan hiburan. Generasi muda memperoleh ruang kreativitas. Sementara itu, pelaku UMKM memiliki kesempatan memperkenalkan produk lokal.
Kolaborasi tersebut juga memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Ampenan.
Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, KataFest berpotensi berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin kuat di Kota Mataram.