0 0
Read Time:3 Minute, 7 Second

MEDAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara, Rabu (26/8/2026). Dalam agenda tersebut, Mendikdasmen mendorong peningkatan kompetensi guru sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.

Kegiatan berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bidang Bangunan dan Listrik Medan.

Kepala BBGTK Sumatera Utara turut menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ikut mengikuti rangkaian agenda kunjungan kerja.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peningkatan Kompetensi

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia pendidikan.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah program Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan serta Pegawai UPT Kemendikdasmen.

Program tersebut penting karena dunia pendidikan terus menghadapi perubahan.

Perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, serta kebutuhan masyarakat menuntut tenaga pendidikan untuk terus meningkatkan kemampuan.

Oleh karena itu, guru dan tenaga kependidikan perlu terus belajar. Mereka juga perlu beradaptasi dengan perkembangan baru agar mampu memberikan layanan pendidikan yang relevan.

Guru Kejuruan Perlu Beradaptasi dengan Perubahan

Perubahan teknologi menjadi salah satu tantangan utama bagi pendidikan kejuruan.

Keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja terus berkembang. Karena itu, kompetensi guru juga perlu mengikuti perkembangan industri dan teknologi.

Melalui program upskilling, guru dapat memperkuat kemampuan yang sudah mereka miliki. Sementara itu, reskilling membantu tenaga pendidikan memperoleh keterampilan baru.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran kejuruan.

Selain itu, peningkatan kompetensi guru dapat membantu sekolah mempersiapkan peserta didik menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Bantuan untuk LKP Terdampak Bencana

Kunjungan kerja Mendikdasmen di Medan juga mencakup agenda penyerahan bantuan peningkatan mutu bagi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara.

Agenda tersebut berlangsung bersamaan dengan pengarahan kepada peserta Pelatihan Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan serta pegawai UPT Kemendikdasmen Provinsi Sumatera Utara.

Dukungan terhadap LKP menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan.

Terlebih, lembaga kursus dan pelatihan mempunyai peran dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.

Dengan dukungan tersebut, lembaga yang terdampak bencana diharapkan dapat kembali memperkuat kualitas layanannya.

Budaya Kerja RAMAH Jadi Perhatian

Selain kompetensi profesional, Abdul Mu’ti memberikan perhatian terhadap karakter dan etika kerja.

Ia mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pendidik di lingkungan Kemendikdasmen menerapkan budaya kerja RAMAH.

RAMAH merupakan singkatan dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis.

Kelima nilai tersebut menjadi dasar dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Dengan budaya responsif, aparatur diharapkan mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan baik. Sementara itu, nilai akuntabel menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.

Selanjutnya, semangat melayani menjadi bagian utama dalam penyelenggaraan layanan publik.

Nilai adaptif juga semakin penting karena dunia pendidikan terus berubah. Adapun prinsip harmonis diperlukan untuk membangun lingkungan kerja yang saling mendukung.

Kemendikdasmen Dorong Rumah Layanan Pendidikan

Menurut Mendikdasmen, budaya RAMAH bukan sekadar slogan.

Budaya kerja tersebut menjadi fondasi untuk membangun Kemendikdasmen sebagai Rumah Layanan Pendidikan yang memuliakan masyarakat.

Konsep tersebut menempatkan pelayanan sebagai salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar di sekolah.

Pelayanan administrasi, peningkatan kompetensi tenaga pendidikan, serta kualitas kerja aparatur juga memiliki peran penting.

Dengan demikian, transformasi pendidikan perlu berjalan bersama dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

BBGTK Sumut Dukung Program Strategis Kemendikdasmen

Kehadiran Kepala BBGTK Sumatera Utara dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan dukungan terhadap program strategis Kemendikdasmen.

BBGTK Sumatera Utara berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

Selain itu, lembaga tersebut berupaya memperkuat mutu layanan pendidikan, khususnya di Sumatera Utara.

Kolaborasi antara kementerian, UPT, guru, dan tenaga kependidikan menjadi penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Melalui pelatihan yang berkelanjutan, kemampuan tenaga pendidikan dapat terus berkembang. Pada akhirnya, peningkatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak terhadap kualitas pembelajaran bagi peserta didik.

Kunjungan kerja Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Medan pun mempertegas dua agenda penting. Pemerintah ingin meningkatkan kompetensi tenaga pendidikan sekaligus memperkuat budaya pelayanan di lingkungan Kemendikdasmen.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %